Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf mengatakan dengan diresmikannya gedung UDD PMI Kota Lhokseumawe, maka di Aceh sudah ada lima UDD PMI, yaitu Banda Aceh, Pidie, Aceh Utara, Kota Langsa, dan Lhokseumawe.
Murdani menyebutkan kebutuhan darah di Aceh saat ini secara nasional sebanyak dua persen dari jumlah penduduk.

Ia menuturkan, selama satu dekade stok darah di Banda Aceh cukup dengan ketentuan golongan darah tertentu. Hal ini karena di-backup oleh pemerintah yang rutin menggelar donor darah.
“Untuk peralatan sudah lengkap dan bahkan ruangan sudah tertata rapi. Itu menandakan bahwa PMI Lhokseumawe sudah siap beroperasi di mana saja dan kapan saja bila diperlukan,” kata Murdani.
Untuk memenuhi kebutuhan darah, lanjut Murdani, relawan PMI Lhokseumawe harus berkolaborasi dengan seluruh elemen dan organisasi. “Jadi jika ada pasien butuh darah, langsung siap,” pungkasnya. (Adv)







