Tangkal Sedini Mungkin Ancaman Radikalisme dan Terorisme Bagi Pemuda

Tangkal

FORUM DELI SERDANG | Upaya pencegahan dini terhadap ancaman radikalisme dan terorisme dibicarakan pada acara yang diadakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Deli Serdang di Aula Sekolah Sinar Husni, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (17/6/2021).

Hadir dalam acara tersebut Kaban Kesbangpolinmas Deli Serdang Drs Haris Binar Ginting, Camat Labuhan Deli Marjuki Hasibuan, Kasat Intel Polres Belawan AKP Syahrial Efendi Siregar SH MAP, Pasi Intel Kodim 0201/BS Mayor Prima Wahyudi, unsur Kepemudaan, Karang Taruna, para guru serta siswa.

Menurut Kasat Intel Polres Pelabuhan Belawan AKP Syahrial Efendi, sebagai warga negara di Negara Kesatuan Republik Indonesia, berkewajiban menjaga keutuhan bernegara dengan saling merajut kebersamaan dan terus besinergi diantara masyarakat dan elemen lain khususnya kepada pemuda.

“Kita selaku warga yang baik diwajibkan untuk mempertahankan negara ini. Caranya dengan menjauhi tindakan radikalisme dan terorisme,” jelas Kasat Intel Polres Pelabuhan Belawan.

Dan mulai hari ini kedepannya lanjut Kasat Intel Polres Pelabuhan Belawan, mari duduk bareng serta beriringan jalan antara pemuda, siswa, dan masyarakat agar memelihara kebersamaan.

“Kepada semua kalangan mau pun pemuda diwajibkan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, membudayakan musyawarah, serta saling teloransi. Agar persaudaraan terpupuk dan terus terjalin,” kata AKP Syahrial.

Lanjutnya, di dalam agama apapun tidak dibenarkan melukai saudara sendiri yang seiman , sebangsa serta satu tanah air. Jadi kalau perbuatan tercela itu dilakukan juga berarti perlakuan telah menjurus kepada radikalisme.

Saya berharap agar masyarakat dan pemuda menjauhi ajakan untuk berjihad. Karena pemahaman berjihad sangat luas maknanya. Contohnya kita bekerja untuk anak istri saja, itu sudah merupakan jihad. Jadi pahami betul arti radikalisme dan terorisme agar kebersamaan, saling tolong-menolong dapat digalang. Kebersamaan dan saling tolong menolong sebenarnya telah dicontohkan orang-orang tua kita terdahulu, agar senantiasa membantu, bersikap baik dan menghormati sesama manusia,” tambah AKP Syahrial Efendi.

Bukan itu saja, saat ini masyarakat terkhusus pemuda harus jeli dan berhati-hati dalam menyikapi masalah pemberitaan di media sosial. Dikarekan informasi yang heredar belum tentu jelas kebenarannya.

“Harus hati-hati serta jeli dengan berbagai macam informasi. Apalagi sumber berita diragukan kebenarannya,” pesan AKP Syahrial.

Terpisah Ketua KNPI Kecamatan Hamparan Perak Ilham Simuda mendukung penuh program Pemerintah dalam penanggulangan dini dalam persoalan terorisme serta radikalisme.

“Kita akan terus berkampanye kemasyarakat terkhusus kepada pemuda di Kecamatan Hamparan Perak tentang peran pemuda dan pentingnya pencegahan radikalisme dan terorisme,” kata Ilham SH. (man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *