FORUM ASAHAN | Lima anggota DPRD Labuhanbatu Utara ditangkap saat dugem di tempat hiburan malam di Kisaran, Asahan. Kelimanya dicokok dalam operasi yustisi PPKM oleh tim gabungan.
Penangkapan anggota DPRD yang belakangan diketahui positif narkoba itu, mendapat reaksi dari berbagai kalangan di media sosial. Berbagai komentar pun ditulis para Warganet (Netizen) menanggapi perbuatan yang dilakukan kelima wakil rakyat tersebut.
Seperti yang ditulis Sugaraara bahwa lima anggota DPRD Labura itu sudah mewakili rakyat. “Sudah mewakili rakyat,” tulis di kolom komentar akun Instagram sebuah media online, Minggu (8/8/2021).
Lain halnya, akun zarifin. “Ini baru wakil pengkhianat rakyat. Layak dihukum berat”. Begitu juga akun komary76. Ia menyebut kejadian ini sangat memalukan. “Memalukan dan memilukan”
Penangkapan lima oknum DPRD Labura ini dilakukan oleh Satuan Jatanras Polres Asahan saat razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira, saat dikonfirmasi, membenarkan penangkapan tersebut. Dikatakan, kelima anggota DPRD Labura itu diamankan bersama belasan pengunjung lainnya.
“Iya benar ada diamankan beberapa anggota DPRD Labura oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 di salah satu tempat hiburan malam di Kota Kisaran. Saat ini lagi proses pemeriksaan,” katanya.
Lima oknum anggota DPRD tersebut adalah Jainal Samosir (Ketua Fraksi Hanura Labura), M Ali Borkat (Ketua DPC PPP Labura), Khoirul Anwar Panjaitan (DPRD Fraksi Golkar), Giat Kurniawan (Anggota DPRD PAN), dan Pebrianto Gultom (anggota DPRD asal Partai Hanura).
“Dari hasil pemeriksaan urine kelima anggota DPRD Labura yang ditangkap lagi asyik dugem itu positif mengonsumsi narkoba jenis ekstasi,” terang Kasat Res Narkoba Polres Asahan, AKP Nasri Ginting.
Sebelumnya, penangkapan terhadap 5 anggota DPRD Labura itu dilakukan pada Sabtu malam. Saat itu tim gabungan razia PPKM tengah menyisir semua lokasi termasuk tempat hiburan malam di Kisaran.
AKP Nasri Ginting mengatakan terdapat 17 orang yang diamankan termasuk lima anggota DPRD Labura. Saat ditangkap ditemukan barang bukti narkoba berupa ekstasi yang baru dikonsumsi. “Semua yang kita amankan ada 17 orang termasuk lima anggota DPRD Labura. Dari 17 itu terdiri dari 7 wanita dan 10 laki laki. Barang bukti yang diamankan ekstasi. Pecah pecah dia ekstasinya,” katanya.
Secara terpisah, Ketua DPRD Labuhanbatu Utara (Labura) Indra Surya Bakti membenarkan lima anggota dewan diamankan saat razia PPKM di Kisaran. Indra pun menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat kepolisian.
“Benar, kelimanya diamankan polisi. Kita serahkan penanganan kasusnya ke polisi. Kita menghormati apapun itu,” tukas Indra. (tim)











