FORUM MEDAN | Media online www.forumkeadilansumut.com memasuki usia 6 tahun. Networking Majalah FORUM Keadilan ini berkomitmen terus menjalankan empat fungsi utama media massa sesuai Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Kami tetap fokus pada tujuan utama www.forumkeadilansumut.com maupun pers pada umumnya yaitu menjalankan empat fungsi sesuai UU antara lain memberikan informasi, melakukan kontrol sosial, pendidikan, dan hiburan,” kata Pemimpin Redaksi www.forumkeadilansumut.com, Zainul Arifin Siregar S.Ag, dalam acara Edukasi Jurnalis, Rapat Kerja dan Tasyakuran ke-6 media online www.forumkeadilansumut.com di Aula Gedung Apa Adanya Jalan Menteng VII Medan Denai, Minggu 15 Juni 2025.
Memaknai tema “Memperkokoh Peran Media Dalam Kolaborasi Sumut Berkah”, Zainul mengungkapkan bahwa pihaknya akan berperan aktif mensosialisasikan berbagai informasi dalam mendukung program pembangunan di Sumatera Utara. Ia pun berharap Sumatera Utara menjadi lebih baik di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution dan memberikan dampak perubahan kepada masyarakat. “Kita mendukung pembangunan, namun tetap sesuai fungsi media sebagai salah satu sosial control,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Zainul juga memaparkan perjalanan panjang media online www.forumkeadilansumut.com. Media ini lahir sekitar Juni 2016 yang sebelumnya dikelola redaktur Majalah FORUM Keadilan di Jakarta. Media ini dilahirkan untuk menyahuti aspirasi wartawan Majalah FORUM Keadilan Perwakilan Sumatera Utara dan Aceh yang beritanya tidak termuat di majalah tersebut. Kemudian, 2019 pengelolaan media online www.forumkeadilansumut.com diserahkan kepada perwakilan Majalah FORUM Keadilan di Sumut dibawah naungan PT FORUM MEDIA SUMUT.

“Media online www.forumkeadilansumut.com lahir di tengah penyesuaian dengan era teknologi. Kita bertransformasi untuk kemudian menyesuaikan diri dengan platform media yang ada saat ini. Transformasi itu adalah sebuah keniscayaan untuk melanjutkan proses eksistensi www.forumkeadilansumut.com sebagai bahagian dari pilar ke-empat demokrasi,” ucapnya.
Zainul juga menyampaikan komitmen bahwa www.forumkeadilansumut.com tetap menjadi media yang pro kebenaran untuk memperjuangkan aspirasi kerakyatan. “Wartawan www.forumkeadilansumut.com harus dapat menyajikan berita tajam, akurat dan terpercaya dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Kendati semua itu tidak mudah, saya yakin bahwa media ini akan bisa menjadi duta media yang kompeten sesuai kode etik jurnalistik,” terang Zainul yang pernah menjadi pemimpin redaksi beberapa media cetak harian di Medan ini.
Mantan Redaktur Pelaksana Majalah FORUM Keadilan ini menegaskan bahwa perjalanan seorang wartawan tidak lepas dari etika dan attitude. Hal itu penting mengingat tugas peliputan wartawan selalu dihadapkan dengan narasumber yang beraneka ragam watak, karakter maupun kepribadian.

“Jangan enggan menulis informasi yang benar, terlebih saat ditemukan keluhan yang berbau korupsi. Beritakan sesuai apa yang terjadi dengan mengedepankan konfirmasi sebagai perimbangan informasi. Media online www.forumkeadilansumut.com akan memberitakan tanpa pandang bulu demi kebenaran, bukan opini,” tegas Zainul.
Dalam acara Tasyakuran ke-6 itu, Selamat Riadi mewakili wartawan www.forumkeadilansumut.com di Sumatera Utara dan Aceh menyampaikan ucapan selamat sekaligus menyuarakan aspirasi yang ditampung dalam rapat kerja. Ia berharap pihak redaksi dapat terus melakukan pelatihan guna penyamaan style dalam tulisan. “Perlu penyamaan style. Saya sangat beruntung hadir dalam kegiatan ini karena bisa berjumpa dengan kawan-kawan wartawan dari daerah lain,” tutur Selamat wartawan www.forumkeadilansumut.com di Kota Tebing Tinggi.
Hal senada disampaikan Susilo Suratin. Wartawan senior di Sumatera Utara ini mengaku kagum dengan www.forumkeadilansumut.com. Menurutnya, online Forum Keadilan Sumut memiliki ciri tersendiri yang membuat beda dengan media lainnya. “Selamat ulang tahun www.forumkeadilansumut.com ke-6. Semoga semakin berkiprah membangun Sumatera Utara,” ujar pemilik online www.pengawal.id ini.

Ucapan selamat dan doa turut disampaikan Sekretaris Gerakan Angkatan Muda Melayu Indonesia (GAMI) Deliserdang, OK Alamsyah SPd. “Selamat sukses www.forumkeadilansumut.com. Kami optimis akan lebih berkembang di tahun mendatang,” tegasnya seraya memaparkan pentingnya peran media sebagai sosial control dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan proses pembangunan.
Ketua PW ISARAH Sumut, Abdul Thaib Siahaan, mengaku sering menjadikan www.forumkeadilansumut.com sebagai refrensi bacaan untuk menambah wawasan. Ia pun mengingatkan bahwa kesejahteraan wartawan harus lebih diutamakan agar roda pemberitaannya maksimal, cepat, akurat, tajam dan terpercaya.

Prosesi perayaan HUT ke-6 www.forumkeadilansumut.com, ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Pemred Zainul Arifin Siregar disaksikan Pimpinan Usaha Kamariyah Dalimunthe. Prosesi ini juga dimeriahkan dengan yel-yel yang diteriakan para jurnalis dari berbagai daerah, seperti Tebing Tinggi, Simalungun, Deliserdang, Langkat, Serdangbedagai, Batubara, Asahan, Binjai, Tanah Karo, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Pematangsiantar, Aceh Utara, Lhokseumawe, Langsa, Batam, dan Pasaman Sumatera Barat. Selain itu, juga diikuti belasan wartawan www.forumkeadilansumut.com yang bertugas di Kota Medan.
Usai prosesi HUT ke-6, acara dilanjutkan dengan kegiatan edukasi jurnalis dengan dua narasumber yakni Susilo Suratin dan Aris Harianto SE MM. Dalam kesempatan itu, Susilo lebih menyoroti persoalan-persoalan yang dihadapi wartawan, baik dalam peliputan, penulisan dan penyajian sebuah berita. Ia pun membocorkan resep dalam menggali berita, seperti Majalah FORUM Keadilan yang mengedepankan investigasi namun tetap menjunjung tinggi konfirmasi.

Sementara, Aris Harianto yang juga Ketua Umum Persatuan Wartawan Televisi Online Indonesia (PWTOI) memaparkan materi tentang televisi pemancar dan televisi digital yang sering tayang melalui youtube, tiktok, instagram, facebook dan media sosial lainnya. Ia optimis televisi online akan cepat berkembang mengingat dapat dilihat melalui handphone dan di berbagai tempat. “Televisi pemancar beda dengan televisi online. Televisi online tidak butuh pemancar, hanya menggunakan jaringan internet saja,” paparnya.
Edukasi jurnalis itu diwarnai dengan dialog. Para wartawan silih berganti mengajukan pertanyaan kepada kedua narasumber tersebut. Setelah narasumber menjawab pertanyaan dari 8 penanya, pembawa acara Kiki Trisna terpaksa membatasi jumlah penanya selanjutnya mengingat sudah menjelang waktu magrib. Usai dialog, kegiatan diakhiri dengan berswa foto bersama.
Selain puluhan jurnalis media online FORUM Keadilan Sumut, kegiatan ini juga dihadiri ketua-ketua organisasi kemasyarakatan seperti Ketua HIMMAH Sumut Kamaluddin Nazuli Siregar, Ketua IPA Sumut Mhd Amril Harahap dan Sekretarisnya Ahmad Irham Tajhi, Ketua ISARAH Sumut Abdul Thaib Siahaan, Ketua ISARAH Medan Azrul Hasibuan, dan belasan wartawan undangan dari berbagai media online lainnya. (Sazali Ardhillah/Kiki Trisna/Fatwa Hatta/Arfan Ramli)







