Polsek Jajaran Polres Aceh Utara dan Brimob Kompi 4 Batalyon B Mengikuti Tes Psikologi dan Bimbingan Konseling

16b3a351 be68 44c3 9cfb f1a676678c08
Kegiatan Tes Psikologi pemegang Senpi dan konseling psikolog personel Polres Aceh Utara

FORUM LHOKSUKON | Sebanyak 205 personel polres, polsek jajaran polres aceh utara dan personel brimob kompi 4 batalyon B mengikuti kegiatan tes psikologi pemegang senjata api organik (Senpi) dan konseling psikolog oleh tim Bag Psi Biro SDM polda Aceh di aula tribrata polres aceh utara. Senin, (8/8/2022)

Kegiatan tes psikologi dan konseling psikologi ini ialah sebagai salah satu bentuk syarat setiap personel polri untuk pemegang senjata api (Senpi) dinas.

Pembukaan tes psikologi dan konseling psikolog yang berlangsung di aula tribrata ini di buka oleh Kabag SDM Polres Aceh Utara AKP ildani ilyas SH MH  dan didampingi langsung oleh tim Bag Psi Biro SDM polda aceh Ipda Rico Rizkiawan Spsi PS Paursubbagsipol Bagpsi Ro Sdm polda aceh.

“Kabag SDM polres aceh Utara AKP ildani ilyas SH MH melalui kasi humas polres aceh utara Akp Sudiya karya menyampaikan bahwa tes psikologi dan konseling psikolog ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi setiap anggota polri untuk pemegang senjata api organik (Senpi) dinas.” pungkasnya

Pelaksanaan kegiatan tes psikologi dan konseling psikolog berdasarkan surat telegram Kapolda Aceh Nomor ST/499/VIII/KEP.1./2022 tanggal 5 agustus 2022 tentang pemeriksaan psikologi dan konseling psikolog bagi personel pemegang senjata api organik (Senpi) dinas anggota polri Polres/polresta jajaran Polda aceh.

Berikut jumlah personel polres dan polsek jajaran polres aceh utara serta personel brimob kompi 4 batalyon B yang mengikuti tes psikologi pemegang senjata api organik (senpi) dinas dan bimbingan konseling 2022

– Tes psikologi : 197 (seratus sembilan puluh tujuh) orang dan – Bimbingan konseling : 8 (delapan) orang.

“Kabag SDM polres aceh utara AKP Ildani ilyas SH MH melalui kasi humas polres aceh utara mengatakan bahwa tes psikologi dan bimbingan konseling ini dalam rangka untuk mengetahui tingkat konsistensi dan kejiwaan personel pada tugas kepolisian guna meminimalisir terjadinya pelanggaran dan penyalahgunaan senjata api, sebagai syarat utama dan rekomendasi pimpinan kepada personel yang akan mengajukan permohonan dalam penggunaan pinjam pakai senjata api (senpi) dinas. ” Ujar Akp sudiya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *