Vaksinasi door to door menjadi alternatif dalam percepatan memberikan pelayanan vaksin kepada Lansia, penyandang disabilitas dan warga yang belum berkesempatan datang ke tempat-tempat digelarnya vaksin. Vaksinasi ‘jemput bola’ ini gencar dilakukan Badan Intelijen Negera (BIN) Daerah Sumatera Utara, TNI Angkatan Laut Lantamal I, dan jajaran kepolisian se-Sumatera Utara.
Pagi itu, di Kelurahan Pematang Marihat, mentari perlahan terguling dari timur ke upuk barat. Kelurahan yang terletak di Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematang Siantar ini, mulai terlihat ramai. Orang lalulalang di jalanan.
Dari kejauhan, seorang nenek sedang bermain dengan cucunya. Kendati wajahnya penuh keriput, tapi masih terselip senyum di bibirnya. Ia santai duduk di kursi plastik dengan kaki terjungkai, memangku cucunya yang berusia belia. Setiap penduduk yang melintas, acap menyapanya.
Nandra Manurung, begitulah nama wanita sepuh berusia 70 tahunan ini. Ia begitu senang saat disambangi tim vaksinator Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumatera Utara yang dipimpin Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana. Dengan sukarela, sang nenek menyodorkan tubuhnya untuk segera divaksin. “Terima kasih Pak, sudah bawa vaksin ke tempat kami,” tuturnya nenek yang tinggal di RT 08, Kelurahan Pematang Marihat ini.
Ucapan terimakasih juga diutarakan P Silalahi, tetangga Nandra Manurung. Pagi itu, Silalahi yang sedang melintas langsung mendatangi tim vaksinasi menyodorkan diri untuk divaksin. “Terimakasih Pak telah datang ke tempat ini. Kami pun tidak perlu susah lagi mencari-cari lokasi vaksin,” ujarnya.
Menyikapi hal itu, Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana mengaku pihaknya sengaja datang melakukan vaksinasi door to door, khususnya untuk memfasilitasi vaksin bagi para lansia di rumahnya. “Walau pun sudah mencapai herd immunity, tetapi kita tetap menyisir masyarakat yang masih ingin divaksin, sebagai contoh masyarakat lansia,” paparnya, beberapa waktu lalu.
Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana kembali mengingatkan pentingnya protokol kesehatan yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobiltas di luar ruangan.
Gerakan vaksinasi door to door yang gencar dilakukan BIN Sumut itu ternyata menjadi inspirasi bagi Walikota Pematang Siantar, Hefriansyah Noor. Ia langsung memerintahkan dinas kesehatan untuk melanjutkan vaksinasi door to door bagi masyarakat, khususnya lansia.
“Khususnya lansia, karena kalau datang ke fasilitas kesehatan kita, mungkin memakan waktu karena sudah sepuh. Kami mengimbau agar menyampaikan kepada kelurahan, Puskesmas, kita nanti yang akan datang seperti yang telah dilaksanakan oleh pak Kabinda. Kita langsung berkunjung ke rumah masyarakat, membawa vaksinatornya,” pungkas Walikota sembari kembali mengucapkan terimakasih pada Brigjen TNI Asep Jauhari.
Sebelumnya, tim vaksinator BIN Sumut sudah melakukan program vaksin door to door di beberapa daerah, seperti Langkat, Binjai, Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, Tebingtinggi, Simalungun dan kabupaten lainnya.
Di Binjai misalnya, tim menyasar penyandang disabilitas dan lansia. “Sekarang kami sudah vaksin,” ucap suami istri penyandang disabilitas, Iwan Noveriyadi (51 tahun) dan Melia Suryana (49 tahun), warga Lingkungan II Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara.
Tim vaksinator yang datang dengan mobil keliling BIN tiba di rumah warga didampingi aparat pemerintah setempat. Kemudian petugas melakukan skrining disertai pengecekan kondisi kesehatan Iwan dan istrinya. Selanjutnya dilakukan suntikan vaksin. “Terimakasih Pak,” kata Iwan dengan mata berkaca-kaca.
Vaksinasi door to door juga gencar dilakukan Lantamal I Belawan. Tim vaksinator Lantamal menyasar pekerja warung makan, tukang bengkel dan abang ojek. Dengan menggunakan mobil ambulance, tim mengajak masyarakat untuk segera vaksin.
Kesempatan yang langkah itu tidak disia-siakan para pekerja, baik itu pelayan, tukang masak, kasir dan pemilik warung, tukang bengkel dan tukang ojek untuk mendapatkan vaksinasi door to door dari Lantamal I.
“Vaksinasi door to door dilaksanakan karena masih banyaknya para pekerja sekitar Belawan yang tidak punya banyak waktu meninggalkan pekerjaannya sebagai pekerja warung sehingga belum mendapatkan vaksin I dan II,” sebut Komandan Lantamal I Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan vaksinasi, disiapkan tenaga kesehatan sebagai vaksinator sebanyak 1 Tim dari RSAL Komangmakes yang berhasil memberi vaksin sekitar 50 pedagang makanan, tukang bengkel dan tukang ojek sekitar Belawan.
Menurut Danlantamal I Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono, Lantamal I akan terus melaksanakan serbuan vaksinasi maritim baik secara serbuan massal, vaksiansi reguler secara rutin di RSAL Komang Makes dan Diskes Lantamal I maupun secara door to door kepada masyarakat Belawan dan sekitarnya. “Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah untuk mencapai target vaksinasi guna percepatan herd immunity,” katanya.
Ungkapan terimakasih kepada tim vaksinator Lantamal disampaikan Ahmad Maufisyah (46) seorang tukang ojek yang mangkal di sekitar Belawan. Ia merasa senang karena didatangi Tim Nakes TNI AL Lantamal I. “Kebetulan saya belum pernah vaksin. Saya sangat berterima kasih kepada TNI AL atas pemberian vaksin ini, sehingga saya tidak perlu lagi harus mendatangi tempat vaksin yang kadang harus menunggu untuk mendapatkan antrian,” ujarnya.
Selain jajaran TNI, pihak kepolisian se-Sumatera Utara juga memacu pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara door to door dengan sasaran masyarakat penyandang disabilitas dan Lansia. Seperti dilakukan Polres Asahan yang menggelar vaksinasi seluruh kecamatan di Kabupaten Asahan.
“Kegiatan vaksinasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Polres Asahan, untuk mendorong percepatan vaksinasi di Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Asahan,” tutur Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH.
Menurut Kapolres, vaksinasi door to door adalah upaya jemput bola, dengan mendatangi setiap kelurahan dan desa untuk memberikan pelayanan vaksinasi. Kegiatan diikuti dengan memberikan sosialisasi bagi warga sehingga berkenan divaksin.
AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH mengatakan, vaksinasi massal ini merupakan program nasional untuk mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Vaksinasi sebagai salah satu upaya yang bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh dan kelompok (herd immunity). Menurunkan kesakitan dan kematian terhadap Virus Covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh.
Disebutkan, vaksinasi massal ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri, khususnya Polres Asahan sesuai dengan salah satu program Kapolri dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19. “Dalam kegiatan ini kita tetap menerapkan protokol kesehatan demi mengantisipasi penyebaran virus Covid, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, sebagai salah satu upaya pencegahan selain vaksinasi,” tukas Kapolres.
Aksi kejar vaksin door to door juga gencar dilaksanakan Kapolsek Hamparan Perak Kompol Edward Simamora. Pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait, terus melakukan vaksinasi di 16 desa se-Kecamatan Hamparan Perak.
Bersama tenaga kesehatan (Nakes) Polres Pelabuhan Belawan, dan Muspika Kecamatan Hamparan Perak, Kapolsek Hamparan Perak Kompol Edward Simamora terus menghimbau para perangkat desa agar melakukan vaksin door to door, baik dosis 1 maupun susulan dosis 2. “Kita harus jemput bola menggelar vaksinasi door to door agar semua penduduk dapat terlayani vaksinasi,” tukasnya. (Zainul Arifin Siregar)















