DAERAH  

Kadis PUPR Tamiang Ganti Plat Merah Mobil Dinas Jadi Plat Hitam

IMG 20210628 WA0310

FORUM ACEH |  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis PUPR) Aceh Tamiang, Eddy Mofizal, ditengarai sengaja mengganti plat merah mobil dinasnya menjadi warna hitam. Kuat dugaan mobil milik pemerintah itu, terindikasi hendak dikuasai menjadi milik pribadi.

Mobil dinas Eddy diketahui Honda CRV bernomor polisi BL 85 U. Nomor polisi kendaraan itu sejatinya plat merah, bukan plat hitam. Namun, Eddy mengganti plat merah itu menjadi plat hitam, seakan mobil pribadi. Sayangnya, belum diketahui apakah Eddy merubah plat mobil itu sudah mendapat ijin dari Satlantas Polres Aceh Tamiang atau restu dari bupati.

Pantauan FORUM Keadilan di lapangan, mobil dinas sang Kadis PUPR terparkir di halaman belakang kantornya. Mobil itu juga sering terlihat parkir di halaman sebuah rumah di Kampung Dalam Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Sejumlah pegawai Dinas PUPR Aceh Tamiang, membenarkan mobil plat hitam BL 85 U merupakan mobil dinas Kadis PUPR, bukan mobil milik pribadinya.

Penggantian warna plat mobil itu mendapat sorotan khusus dari pemerhati sosial di Aceh Tamiang, Sayed Zainal. “Plat merah atau kendaraan milik negara yang diganti menjadi warna hitam atau kendaraan umum, tentu tindakan itu bisa melanggar Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,” katanya, Senin (28/6/2021).

Sayed Zainal pun meminta oknum yang mengganti warna plat mobil dinas tanpa ijin dari kepolisian, segera mengembalikan sesuai warna plat mobil dinas pemerintah.

“Saya meminta kepada oknum pejabat dan PNS, agar tidak mengganti nomor plat merah dengan hitam secara ilegal, karena itu melanggar aturan, bisa diancam kurungan dua bulan dan denda Rp500 ribu,” terang Sayed. 

Sementara Kadis PUPR Aceh Tamiang ketika dikonfirmasi tidak berhasil ditemui. Mirisnya, saat dihubungi telepon genggamnya juga tidak terhubung. Anehnya, konfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp, terkirim namun tidak dibalas. Sampai berita ini diterbitkan, Eddy belum membalas konfirmasi wartawan. (Sutrisno). 

.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *