FORUM MEDAN | Pemerintah beberapa hari belakangan telah mengeluarkan kebijakan untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah Jawa-Bali.
Hal ini pun berdampak terhadap penundaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 untuk kedua kalinya. Namun di balik itu, ada peluang hadir untuk melaksanakan kompetisi di luar Jawa seperti Sumatera.
Bahkan ada wacana akan dimainkan di Kalimantan, Balikpapan, Sumatera dan daerah lain dengan penyebaran covid yang terbilang rendah. Tentu hal ini berpotensi besar bagi PSMS yang diketahui sebagai salah satu peserta Liga 2 yang mengajukan diri sebagai tuan rumah.
Menyahuti hal itu, Sekum PSMS Medan, Julius Raja kepada awak media, Kamis (8/7/2021) sore mengaku, jika kemungkinan itu ada. Hanya saja tetap harus mendapat izin dari dewan pembina PSMS.
“Kalo kita merencakan soal tuan rumah itu masih menunggu hasil rapatnya dan bagaimana. Makanya kita berharap seperti itu kalau nanti dijadikan kita tuan rumah. Tapi kan harus ada izin dari Gubsu Pak Edi, seperti apa? apakah itu termasuk dalam kategori PPKM ini. sekarang ini kan udah termasuk, kita harus minta izin. Diizinkan gak kita menjadi tuan rumah dengan kondisi seperti ini. Kalo nanti sudah diizinkan oleh pihak pemerintah dalam hal ini Gubdu tentu kita bisa menjadi tuan rumah. Tapi kalau Sumatera Utara atau Medan sendiri tingkat covidnya masih tinggi mana berani kita menghadap beliau. Pasti kan tentu resikonya cukup besar,” sebut pria yang akrab disapa King itu.
“Kita gak bilang pesimis. Kita masih menunggu. Karena waktunya aja belum. Ini kan September apakah kita tau dua bulan ke depan bagaimana kondisi Sumatera Utara?” sambungnya.
Disinggung mengenai kesiapan infrastruktur seperti Stadion Teladan yang dijadikan sebagai venue, King justru menatap positif.
“Artinya tinggal masalah rumput kan? Nantilah kita koordinasi minta bantuan ke Pemko ke Walikota Medan sama ke Kepala Dinas. Persiapan 2 bulan terkejar. Artinya kalau semua pihak mau membantu kita menjadi tuan rumah kenapa tidak?,” ujarnya.
Seperti diketahui saat ini ada lima daerah di Jawa yang memiliki penyebaran Covid yang cukup tinggi yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Malang, dan termasuk Bali,
“Ini yang kondisinya berat. Jadi kalau bisa dimaenkan di Sumatera 1 , di Kalimantan 2 ya udah jadi. Tapi tetap semua klub Liga 2 masih menunggu,” tutupnya. (kesuma)







