Eddy Sibarani: Keberhasilan Greysia/Apriyani dapat Dijadikan Inspirasi Atlet Medan

3


FORUM MEDAN | Ketua KONI Medan Eddy Sibarani, menilai medali emas yang didapat pasangan ganda Putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu pada Olimpiade Tokyo, menjadi penghibur rakyat Indonesia, terutama para atlet, yang menjalani kerasnya masa pandemi.

Menurutnya, perjuangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menjadi inspirasi bagi para atlet untuk tetap menyalakan semangat juang.

“Bahwa dari sebuah kerja keras akan lahir sebuah hasil yang diharapkan, seperti yang kita lihat dari jalannya pertandingan Greysia/Apriani di babak final tadi,” katanya di KONI Medan, Selasa (3/8/2021).

Laga tersebut, kata Eddy, membuktikan di dalam pertandingan tidak ada hal yang tidak mungkin.

“Meski lawan lebih diunggulkan, dengan bekerja keras dan fokus, semua itu bisa terbayar dengan prestasi terbaik,” ucapnya.

Perjuangan Greysia dan Apriyani, kata Eddy, terlihat ketika senar raket Greysia Polii putus.
Ketika skor 18-10 untuk keunggulan wakil Indonesia, reli panjang terjadi sampai membuat senar raket Greysia Polii putus.

Beruntung, serangan Chen/Jia dapat diatasi Apriyani Rahayu dengan baik. Greysia kemudian kembali ke lapangan dan dengan sigap langsung membantu pertahanan.

Tak lama kemudian, Apriyani dapat menuntaskan reli setelah smesnya dibalikkan Chen/Jia ke arah net. Pada momen tersebut, Greysia/Apriyani unggul 19-10 atas wakil China. Ini adalah keunggulan terbesar mereka dalam laga final ini.

Aksi Greysia yang mengganti raket dan sigap melanjutkan reli membuat sang komentator Gillian Clark terpukau dengan mengatakan “sensational, amazing”.

Dikatakan, atas prestasi ini membuat sektor putri bulu tangkis Indonesia kembali diperhitungkan, sejak Susi Susanti merebut medali emas tunggal putri Olimpiade 1992 bersama Alan Budi Kusuma di nomor putra.

“Setelah itu, sektor putra Indonesia lebih berkibar dan diperhitungkan, hingga hari ini tercipta momen Greysia/Apriyani merebut medali emas,” terangnya.

Tentu tambah Eddy, pasti Indonesia bangga dan memberi apresiasi atas perjuangan luar biasa mereka dalam mengharumkan nama bangsa dan negara.

“Terima kasih kepada para atlet yang berpartisipasi di Olimpiade 2020 ini,” ungkap Eddy lagi.

Eddy Sibarani berharap, sejarah yang diciptakan pasangan bulutangkis ganda putri Indonesia ini menjadi momentum kebangkitan olahraga. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Medan dan Sumut.

Sukses para pahlawan olahraga di Tokyo 2020 ini, sambungnya, juga bisa menjadi semacam ‘penawar dan obat’ pada masa pandemi Covid-19 ini di mana banyak kegiatan olahraga tertunda.

“Saya yakin, dengan momen ini semangat dan motivasi para atlet semakin bertambah. Baik dalam berlatih maupun ketika akan bertanding nanti, termasuk di PON 2020 Papua,” katanya.

Ia juga memaparkan ada 127 atlet dan pelatih Kota Medan yang akan memperkuat kontingen Sumut di PON Papua pada Oktober mendatang.

“Kita harapkan semua atlet bisa meraih prestasi terbaik dalam membawa nama harum Sumut di pentas Nasional,” harapnya sekaligus mengakhiri. (kesuma)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *