DAERAH  

Ditengarai Jual Nama Bupati Asahan, Pedagang Buku ‘Ancam’ Kepala Sekolah

Kantor Dinas Pendidikan Asahan
Dikjar-Aasahan
Dikjar-Asahan-

FORUM | Seorang rekanan berinisial N ditengarai menjual-jual nama Bupati Asahan H Surya BSc kepada kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Asahan. Para kepala sekolah yang tidak membeli “diancam” akan dilaporkan ke orang nomor satu di kabupaten itu.

Berdasarkan investigasi kru media ini, setiap tahun N yang mengaku dekat dengan orang nomor satu di Asahan ini menjual buku pelajaran dan Agenda Kegiatan Ramadhan ke sekolah-sekolah. Usahanya berjualan buku selalu berjalan mulus. Kuat dugaan N juga mendapat restu dari koordinator UPT dan kepala Dinas Pendidikan Asahan untuk menekan Ketua Kelompok Kepala Sekolah (K3S) agar membeli buku dagangannya.

Kabar yang beredar, jika tidak membeli, N mengancam akan melaporkan hal tersebut ke orang nomor satu di Pemkab Asahan untuk menjadi catatan evalusi. Tak heran jika setiap tahun anggaran, N acap mengerjakan paket-paket kegiatan pengadaan buku.

N sendiri beberapa kali hendak dikonfirmasi terkait kedekatannya dengan Bupati Asahan dan kesuksesannya dalam mendapatkan sebagian besar kegiatan pengadaan buku di Dinas Pendidikan Asahan, belum berhasil ditemui.

Untuk memastikan apakah N kerabat dekatnya, Bupati Asahan H Surya yang dikonfirmasi melalui surat, sampai Senin (10/5/2021) ini belum memberi jawaban. Salah seorang staf di Kantor Bupati menyarankan wartawan agar menanyakan langsung ke Kadis Pendidikan Asahan. “Tidak tahu siapa saudara N ini,” ujar seorang staf rumah tangga Bupati Asahan yang tidak ingin disebutkan namanya.

Ketika hal ini ditanyakan kepada Kadis Pendidikan Asahan, Sofyan tidak berhasil ditemui. Namun, Kabid SD Misriyanto dan Kabid SMP Mursaid saat ditanyakan soal N, keduanya mengaku tidak mengetahuinya. Mereka berjanji akan mempertanyakan soal N kepada kepala sekolah dan kordinator wilayah masing-masing. “Kami tidak tahu. Nanti akan kami tanyakan kepada kepala sekolah dan kordinator wilayah,” kilah keduanya seakan ada yang ditutupi.

Saat ditunjukan bukti WhatsApp dan chat beberapa kepala sekolah dengan N, baik Misriyanto maupun Mursaid, mendadak diam dan tidak banyak komentar. Meski begitu, keduanya berjanji akan menindaklanjutinya dengan pihak kepala sekolah.

Kadis Pendidikan Asahan Sofyan yang berulang diupayakan konfirmasi, selalu tidak berhasil ditemui. Sementara sekretaris Dinas Pendidikan Pardamean Sitorus berjanji akan menyampaikan hal itu kepada kepala dinas.

Menurut Pardamean Sitorus, Bupati Asahan tidak pernah mengintervensi Organisasi Perangkat Daerah. “Bila ada yang jual-jual nama Bupati, itu jelas merusak nama baik Bupati Asahan,” tegasnya. (OK Rasyid dan Tim)

Respon (2)

  1. Coba dikonfirmasi sma lembaga kontras independent regional sumut, alamat jl. Budi utomo Gg. Keluarga No. 185A kel. Mutiara kec. Kisaran timur kab. Asahan.
    Mgkn teman-teman bisa menjelaskn terkait permasalahan yg ada didinas pendidikan, tentang buku Ramadhan dan buku pelajaran.
    Teruma kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *