FORUM LHOKSUKON | Mantan Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib bersama Penjabat Bupati Azwardi AP MSi mohon dukungan pada tokoh masyarakat Aceh Utara, ulama, akademisi dan seluruh elemen masyarakat di Bumi Malikussaleh.
Permohonan dukungan tersebut disampaikan pada malam temu ramah, Jumat 22/07 di Pendopo Bupati Aceh Utara. Permohonan dukungan dari Cek Mad tak lain untuk melanjutkan pembangunan di berbagai sektor.
Azwardi juga mohon dukungan masyarakat, cendikiawan, akademisi dan jurnalis yang bertugas di Aceh. Tugas jurnalis memberitakan hal hal yang mendorong pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat di Aceh Utara.
Lebih lanjut Cek Mad yang telah memimpin Aceh Utara dua periode memaparkan pengalamannya dengan Forkopimda dalam membangun Aceh Utara, memulai dari pecencanaan pembangunan irigasi Krungpase untuk 9 kecamatan dengan luas sawah 8.922 haktar yang menelan biaya sampai 44 miliar, Desember depan selesai dikerjakan.

Perencanaan Waduk Krungkertoe untuk mencegah banjir di lima kecamatan, akan difungsikan pada pertengahan 2023 mendatang. Pemindahan pusat pemerintahan dari Lhokseumawe ke Lhoksukon dan upaya penyelesaian aset Pemkab di Lhokseumawe.
“Ini semua berkat dukungan masyarakat, baik proyek pendongkrak ekonomi petani maupun proyek fisik infrastruktur jalan jembatan, bangunan fasilitas pendidikan umum dan agama dalam Kabupaten Aceh Utara,” paparnya.
Acara yang dikemas dengan peusijuek penjabat baru mendapat respon positif dari berbagai kalangan, terlihat khidmad dan sebagai sebuah prosesi adat serta forum pesan dan kesan tentang bagaimana memajukan melanjutkan pembangunan yang merata di Bumi Pasee.
PJ Bupati juga berjanji akan bersilaturrahmi dengan ulama dan anggota Forkopimda di Aceh Utara dan Lhokseumawe.







