OPINI  

Kapitalisme Biang Kerusakan, Rakyat Butuh Perubahan!

kapitalisme 720x570 1
Ilustrasi Sistem Kaplitalis

FORUM MEDAN | Miris! Seorang suami yang harusnya menyayangi istri kini tega memukulnya, seperti yang terjadi pada Nurmaya Santi Siregar alias Maya yang dibacok oleh suaminya sendiri. Seorang istri meninggal dunia dan anak perempuannya terluka karena dianiaya. Pelaku tersebut adalah suaminya sendiri yang kini sedang kritis karena diamuk massa.

Diduga seorang pasutri tersebut awalnya sedang cekcok mulut, kemudian pelaku tersebut mengambil parang dan membacok korban secara membabi buta kata Iptu Ahmad Albar (medanbisnisdaily.com, 23/10/2022).

Tidak heran dengan kasus tersebut yang terus terjadi, sistem yang ada saat ini yaitu kapitalisme-sekuler tidak mampu membentengi masyarakatnya dengan keimanan, semua berjalan dengan nafsunya sendiri. Alhasil, untuk menyakiti manusia lainnya pun seperti tidak ada rasa iba.

Begitu banyak kasus yang terjadi di negeri ini. Bahaya yang menimpa rakyat pun merajalela karna hadirnya sosok premanisme dan geng motor, sudah lama ini terjadi. Pemerintah hanya sekadar mengancam, tidak sepenuhnya ambil alih dalam mengurusi hal tersebut. Tidak ada tindakan yang membuat efek jera.

Polrestabes Medan pun hanya meningkatkan sistem pengamanan kota (Sispamkota) untuk mencegah premanisme, geng motor, dan tindakan kejahatan lainnya. Ada perintah dari pimpinan bahwa pihaknya akan melaksanakan patroli dan akan dibagi menjadi dua tim, kemudian akan dilaksanakan kegiatan pemberantasan premanisme maupun geng motor. Rekan-rekan diminta untuk tidak khawatir akan penindakan apabila ditemukan sekelompok premanisme maupun geng motor pada malam hari.

Kegiatan malam hari ada dua titik yang rawan premanisme dan geng motor maupun jalur lalu lintas, ungkap Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Arman Muis pada apel Sispamkota (medanbisnisdailiy.com, 22/10/2022).

Sungguh miris melihat kasus kerusakan sosial di negeri ini. Tidak ada rasa empati terhadap rakyat miskin, seperti halnya yang terjadi pada pengemis yang viral di palak oleh dua pemuda. Sebuah video aksi premanisme yang dilakukan dua orang pria viral di media sosial. Video tersebut dilihat tribun Medan, tampak dua pria dewasa melakukan tindakan tidak senonoh terhadap seorang kakek.

Kakek tersebut merupakan pedagang asongan, sementara pria tersebut tampak memaksa dan menggeledah isi tas dan kantong sang kakek. Sekian lama mereka menggeledah kantong dan tas kakek tersebut, keduanya meninggalkan sang kakek begitu saja. Saat ini, polisi sedang melakukan penyelidikan, dan berusaha keras mencari kedua preman tersebut.

Polisi juga berupaya mencari keberadaan kakek tersebut untuk dimintai keterangan atas perbuatan tidak senonoh yang menimpa sang kakek. Sang kakek pun sedang dicari keberadaannya untuk dimintai keterangan dan membuat laporan, ucap Iptu Martua Manik (tribunmedan.com, 22/10/22).

Fakta miris kerusakan sosial yang terjadi di kehidupan sistem kapitalisme-sekuler demokrasi dari kasus pembacokan, suburnya premanisme, dan geng motor, serta nir empatinya terhadap pengemis akibat rusaknya mental pemuda.