Oleh Nurul Inda Auliya Mahasiswa Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Sebuah video viral menunjukkan tes kehamilan terhadap siswi SMA di Kabupaten Cianjur. Pihak sekolah mengklaim jika kebijakan itu bertujuan untuk mencegah kenakalan remaja, khususnya pergaulan bebas. Tes ini dirasa penting untuk mencegah pergaulan bebas di tengah maraknya kebebasan pergaulan, bahkan sampai terjadi kehamilan seperti kasus yang pernah terjadi di sekolah tersebut.
Pemeriksaan ini menunjukkan adanya sesat pikir dalam menghadapi rusaknya pergaulan remaja hari ini. Tes kehamilan jelas bukan upaya pencegahan, apalagi tidak selalu terjadi kehamilan meski melakukan seks bebas. Belum lagi dari sisi hanya perempuan yang diperiksa, padahal hari ini remaja laki-laki juga sama rusaknya.
Langkah ini jelas tidak mampu mencegah kehamilan remaja. Terlebih ada banyak faktor yang berpengaruh terhadap rusaknya pergaulan remaja hari ini. Oleh karena itu membutuhkan Upaya menyeluruh yang menyentuh akar masalah, yaitu adanya sistem kehidupan sekuler kapitalisme yang menjadikan remaja mengikuti hawa nafsunya dan mengutamakan kesenangan jasmani, dan abai pada halal dan haram.
Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur semua aspek kehidupan termasuk aturan pergaulannya. Agama Islam mengajarkan batasan pergaulan antara perempuan dan laki-laki, yaitu tidak saling memandang satu sama lain yang dapat menimbulkan fitnah, tidak menyentuh dan melakukan kontak fisik dengan lawan jenis yang bukan mahram, tidak berkhalwat di tempat yang kosong kecuali ada muhramnya, tidak merupai lawan jenis dalam perkataan maupun perbuatan, tidak mengucapkan perkataan-perkataan yang dapat menimbulkan fitnah bagi lawan jenis, dan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat menimbulkan fitnah bagi lawan jenis. Di dalam Islam apabila seorang laki-laki dan perempuan berbuat zinah maka akan dihukum cambuk 100 kali bagi yang belum menikah dan dihukum rajam pagi pelaku zina yang sudah menikah.
Aturan-aturan yang telah diperintahkan oleh syariat Islam adalah bentuk penjagaan terhadap manusia agar tidak terjadi perzinahan dan pergaulan bebas. dan Hasil ini akan menjaga kemuliaan manusia dan menjaga kehidupan.
Sistem Pendidikan Islam berasas akidah Islam akan melahirkan generasi yang berkualitas, berkepribadian Islam dan paham tata pergaulan Islam. Pemahaman yang dimiliki akan menjaga generasi tetap dalam ketaatan dan mencegah dari berbuat haram termasuk pergaulan bebas. Generasi juga akan terjaga dari pemikiran sesat seperti perzinahan dan hak asasi manusia.
Dengan penerapan sistem islam secara keseluruhan, generasi akan terjaga pergaulannya dan tercegah dari pergaulan bebas serta kerusakan akhlak lainnya. Keimanan yang kuat akan menjaga generasi selalu dalam ketaatan dan jauh dari kemaksiatan. Kontrol masyarakat dan penerapan sistem sanksi Islam yang tegas akan menjaga keselamatan generasi dari pemikiran rusak dan perbuatan maksiat.
Dengan kehadiran negara yang mengontrol setiap masyarakat dan penerapan sistem sanksi Islam yang tegas dapat mencegah rusaknya generasi dan akan tercermin akhlak yang mulia pada generasi muda.







