OPINI  

Mendorong Kemajuan Desa Lewat Pesta Demokrasi, Solusi atau Sekadar Ilusi?

Sri Ramadani
Aktivis Muslimah, Sari Ramadani (foto: Ist)

Jika kita melirik pada sistem Islam yang diterapkan secara sempurna dalam institusi sebuah negara, maka hal ini sungguh sangat jauh berbeda. Karena dalam sistem pemerintahan Islam kafah, penguasa dipilih untuk dapat menjadi pelindung dan pengayom bagi seluruh rakyatnya. Bukan hanya rakyat yang muslim saja, tetapi rakyat non muslim pun juga akan mendapatkan perlakuan yang sama dari negara.

Penguasa pada sistem pemerintahan Islam paham betul jika kekuasaannya adalah sebuah amanah yang datangnya dari Allah dan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah kelak. Maka, seorang penguasa dalam sistem pemerintahan Islam akan senantiasa berhati-hati dalam menjalankan tugasnya. Mereka akan benar-benar memastikan bahwa seluruh rakyatnya tidak mengalami kesulitan dalam hal apa pun.

Dapat kita lihat bahwa penerapan Islam secara sempurna benar-benar menjadi solusi pasti bukan hanya sekadar ilusi seperti halnya sistem hari ini. Di saat barat mengalami masa suram dengan sistem rusaknya, Islam malah mencapai puncak kejayaan dengan penerapan Islam secara kafah untuk mengatur seluruh urusan hidupnya. Misalnya saja pada masa Kekhilafahan Abbasiyah, Islam benar-benar mencapai masa kegemilangan di berbagai bidang, salah satunya yaitu pada bidang ilmu pengetahuan yang nantinya mengantarkan negara pada puncak kejayaan pada bidang lainnya.

Penguasa pada hari itu mendirikan pusat dari pengembangan ilmu dan perpustakaan yaitu Bait al-Hikmah. Tidak cukup sampai di situ, penguasa juga mendirikan berbagai bangunan untuk dapat digunakan sebagai keperluan sosial, seperti rumah sakit, lembaga pendidikan, farmasi, dan lain sebagainya. Selain itu, seluruh fasilitas yang dibangun oleh negara diperuntukkan bagi seluruh rakyat secara gratis. Karena semua itu berasal dari pemanfaatan sumber daya alam secara maksimal dan hasilnya dikembalikan lagi kepada rakyat dalam bentuk fasilitas-fasilitas tadi.

Hal ini sangat berbanding terbalik jika dibandingkan dengan sistem hari ini, yang mana penguasa malah lebih memilih mengelola sumber daya alam bersama dengan asing atau bahkan menjualnya demi keuntungan yang tidak seberapa. Maka dari itu, masihkah kita ingin hidup di dalam sistem hari ini? Sudah jelas bahwa mengganti sistem demokrasi dengan sistem Islam adalah sebuah solusi pasti untuk memajukan seluruh negeri. Untuk itu, marilah sama-sama menegakkan Islam kafah agar hidup menjadi berkah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اَفَحُكْمَ الْجَـاهِلِيَّةِ يَـبْغُوْنَ ۗ وَمَنْ اَحْسَنُ مِنَ اللّٰهِ حُكْمًا لِّـقَوْمٍ يُّوْقِنُوْنَ

“Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?” (QS. Al-Ma’idah [5]: 50).

Wallahualam bissawab.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *