Pejabat Wanita ini menekankan akan mengedepankan pembinaan pada Pengusaha Alih Daya dalam ketaatan menjalankan aturan Upah dan Hak-Hak pekerja lainnya. Namun jika masih membandel akan dilakukan tindakan hukum tegas.
“Kita ke depankan pembinaan. Tapi kalau masih tak melaksanakan aturan ketenagakerjaan akan dilakukan upaya hukum sesuai aturan yang berlaku,” pungkas Sevline R Tambunan.
Diberitakan sebelumnya, Pengawas UPTD PK Wil I Sumut melakukan inspeksi (sidak) mendadak ke PT Panca Pilar Tangguh di Jalan Marelan VII Kel. Tanah Enam Ratus Medan Marelan, Rabu (23/10/2024). Pasalnya pekerja alih daya dari PT MSC di perusahaan itu diduga mendapatkan upah murah dan hak-hak lain mereka tak diberikan.
Informasi diperoleh sidak nya perintah langsung Kadisnaker Ismail Parenus Sinaga atas informasi pemberian gaji pekerja di bawah Upah Mininum Kota (UMK), dugaan pemotongan gaji tak wajar dan dugaan kerja melebihi waktu tanpa upah lembur di perusahaan distributor makanan dan minuman serta aneka produk kebuthan rumah tangga beralamat di Jalan Marelan VII Kel. Tanah Enam Ratus Medan Marelan ini.
Sumber menyebutkan, Pengawas UPTD PK Wil I Sumut datang ke PT Panca Pilar Tangguh sejak siang harinya. Mereka menemui manajemen PT Panca Pilar Tangguh dengan meminta dokumen-dokumen ketenagakerjaan di perusahaan Cabang Medan berkantior pusat di Surabaya Jawa Timur ini.
Kepala UPTD PK Wilayah I Sumut Sevline Rosdiana Butet kepada wartawan, Rabu (23/10/2024) membenarkan staff nya sidak ke PT Panca Pilar Tangguh. “Msh terus on proses. Tp yg kt kerjakan ini banyak bg kasus kasus, jd mhn dimaklum jg, pengawss sangat terbatss ya,” jawab Sevline saat dikonfirmasi wartawan.
Dia juga sepertinya meneruskan laporan staff UPTD PK Wil I Sumut yang sedang melakukan pemeriksaan di PT Panca Pilar Tangguh dengan menyebutkan ditemukan pemotongan upah pekerja di perusahaan itu namun datanya berada di peyalur tenaga kerja PT Macan.
‘Ya Bu.. Masih di Panca Pilar. Masih mengumpulkan dokumen Bu. Untuk bagian helper yang diberitakan ada dugaan pemotongan, data potongan ada di pihak alih daya (PT Macan),” tulis Sevline di laman Whats App nya menjawab media ini. (re/za)







